Dakwah Dengan Metode Psikoterapi Islam

Isi Artikel Utama

Ah Khairul Wafa

Abstrak

Tulisan ini mengungkap Psikoterapi Islam sebagai metode dakwah dengan melakukan penelitian pada rehabilitasi pecandu narkoba di Inabah II Putri Pesantren Sirnarasa Ciamis Jawa Barat. Dakwah dengan metode psikoterapi merupakan sebuah penyembuhan terhadap pola perilaku menyimpang dengan menggunakan pendekatan-pendekatan agama yang menyesuaikan pada objeknya.


Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif, yang mengungkap makna dibalik kegiatan Psikoterapi. Wawancara mandalam dan dokumentasi digunakan untuk mengungkap data penelitian. Hasil Penelitian ini terungkap bahwa Metode dakwah dengan Psikoterapi di Inabah II Pesantren Sirnarasa dilakukan beberapa terapi, diantaranta: pertama, Mandi taubat di sepertiga malam, sebagai upaya yang bertujuan tujuan supaya menjadikan pembuluh darah di permukaan tubuh menciut, sehingga aliran darah lebih banyak ke otak dan tubuh bagian terdalam. kedua, Sholat lima waktu beserta sholat sunnah, ini sebagai upaya untuk menyucikan hati, menjernihkan pikiran, membuka cakrawala, dan menentramkan jiwa. Ketiga, Talqin Dzikir Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah, sebagai terapi dzikir dengan kalimat tauhid (kalimat thayyibah) beserta teknik pengajarannya yakni dzikir jahr dan dzikir khafi, dalam rangka riyadhah batiniyah dan keempat Terapi Pembinaan, sebagai upaya untuk membiasakan berfikir dan bertindak sesuai dengan ajaran Islam dengan menambah pemahaman agama dan mempertebal keimanan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Wafa, A. K. (2023). Dakwah Dengan Metode Psikoterapi Islam . Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Tasawuf, 5(1), 89–105. Diambil dari https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/article/view/214
Bagian
Artikel

Referensi

Ahmad Razak, dkk. 2008. Terapi Spiritual Islam Suatu Model Penanggulangan Gangguan Depresi, Jakarta: Gema Insani,

Alaiddin Koto, Ilmu Fikih dan Ushul Fikih (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2004)

Arifin. 1994. Pedoman Pelaksanaan dan Penyuluhan Agama, Jakarta: Golden Terayon Pers,

Hans Selye (father of stress) mengatakan bahwa stres bukan sesuatu yang harus dihindari dan memang tidak Goerge Fink, Stress Consequenses (San Diego: Academic Press, 2010),

David P. Ausubel, Theory and Problems of Adolescent Development (New York: Writers Club Press/Univers, Inc., 2002)

Singgih D. Gunarsa, Dari Anak Sampai Usia lanjut: Bunga Rampai Psikologi Perkembangan

Haris Herdiansyah, Metode Penelitian Kualitatif, (Jakarta: Salemba Humanika 2012)

Lexy. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif , (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009),

Riyadh, Saad. 2007. Jiwa dalam Bimbingan Rasulullah, Jakarta: Gema Insani,

Iin Tri Rahayu. 2009. Psikoterapi, Perspektif Islam dan Psikologi Kontemporer, Malang: UIN Malang Press,

Giri Widakdo. 2013. Efek Penyakit Kronis terhadap Gangguan Mental Emosional. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, Vol 7 No. 7 2013,

Haidar Bagir, Kimia Kebahagiaan, (Bandung: Mizan, 1984).