Penyuluhan Program Bina Keluarga Lansia dalam Meningkatkan Kesehatan Jasmani dan Rohani

Isi Artikel Utama

Yuni Pamila Suharti
Herman

Abstrak

Penyuluhan program Bina Keluarga Lansia dalam meningkatkan  produktivitas lansia di Desa Sirnabaya Rajadesa. Dilihat dari jenis datanya pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan metode yang digunakan adalah metode deskriptif  kualitatif teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif berupa pengumpulan data, reduksi data (data reduction), display data, verifikasi dan penegasan kesimpulan (conclution drawing and verification). Teori yang digunakan Teori Fungsional menurut Katz dan Teori Psikoanalisis. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pelaksanaan program-program BKL An-Nisa sudah sesuai dengan indikator keberhasilan. Manfaat yang dirasakan dari pelaksanaan program BKL An-Nisa memang tidak bisa langsung dirasakan begitu saja. Hasil tersebut dapat dirasakan bila mana anggota berpartisipasi secara aktif dalam setiap program yang diselenggarakan oleh BKL An-Nisa karena setiap pertemuan dan juga program memiliki keterkaitan antara program satu dengan yang lainya. Senam sehat Iansia banyak sekaIi manfaat untuk kesehatan jasmani para Iansia apaIagi kaIau diIakukan secara teratur. pengajian mempunyai peranan yang sangat penting, karena pengajian dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Alloh, serta menciptakan kemasIahatan terhadap diri sendiri maupun terhadap sesama

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pamila Suharti, Y., & Herman. (2021). Penyuluhan Program Bina Keluarga Lansia dalam Meningkatkan Kesehatan Jasmani dan Rohani. Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Tasawuf, 3(2), 130–149. https://doi.org/10.53401/iktsf.v3i2.70
Bagian
Artikel

Referensi

Anoraga, P. (1995). Psikologi Industri dan Sosial. Pustaka Jaya, Jakarta.

Azizah, L. M. (2011). Keperawatan lanjut usia. Edisi pertama. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta

Bajari, Atwar. (2015). Metode Penelitian Komunikasi (Prosedur, Tarend, dan Etika). Simbiosa Rekatama Media, Bandung.

BKKBN. (2015). Lansia Tangguh dengan Tujuh Dimensi.

BKKBN. (2020). Panduanbina Keluarga Lansiaintegrasilansia Sehat, Aktif, Mandiri, Produktif & Bermartabat. Jakarta.

Burhan Bungin. (2010). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Darmojo &Martono. (2006). Buku Ajar Geriatri (Ilmu Kesehatan Lanjut Usia). Balai Penerbit FKUI, Jakarta.

Edward III, G. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press. Eko.

Effendi, F & Makhfudli. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktek Dalam Keperawatan. Salemba medika, Jakarta.

Gaspersz, Vincent. (1998). Manajemen Produksi Total, Strategi Peningkatan Produktivitas Bisnis Global. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta .

Hurlock, E.B. (1996). Psikologi perkembangan, suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan(terjemahan). Erlangga, Jakarta.

John Suprihanto. (2002). Hubungan Industrial sebuah Pengantar. BPFE, Yogjakarta

KMNK/BKKBN. (1996). Peningkatan Kesejahteraan Penduduk Lanjut Usia. Jakarta.

Latipun. (2003). Psikologi Konseling. Universitas Muhammadiyah, Malang.

Maryam, S. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Salemba Medika, Jakarta.

Moleong, L. J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosda Karya, Bandung.

Muchdarsyah Sinungan. (2000). Produktivitas apa dan bagaimana. Bumi Aksara, Jakarta.

Muchdarsyah Sinungan. (2009). Produktivitas Apa Dan Bagaimana. Bumi Aksara, Jakarta.

Namora Lumongga Lubis. (2011). Memahami Dasar-dasar Konseling dalam Teori dan Praktik. Kencana Prenada media Group, Jakarta.

Nazir, M. (1988). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Nugraheni, S.D. (2005). Hubungan antara Kecerdasan Ruhaniah dengan Kecemasan Menghadapi Kematian pada Lanjut usia. Jurnal Ilmiah Psikologi.

Potter, A., & Perry, A.G. (2009). Fundamental Keperawatan, Ed 7, buku 1. Salemba. Medika, Jakarta.

Samsudin, S. (1977). Dasar- Dasar Penyuluhan Pertanian dan Modernisasi

Pertanian. Banacipta, Bandung.

Schultz, D. (1991). Psikologi Pertumbuhan: Model-Model Kepribadian Sehat. Kanisius, Yogya.

Siti Partini. (2011). Psikologi Usia Lanjut. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Sofyan S. Willis. (2013). Konseling Keluarga (Family Therapy). Alfa Beta, Bandung.

Sri Surini P dan Budi Utomo. (2003). Fisioterapi pada Lansia. Penerbit Buku Kedokteran, EGC, Jakarta.

Subejo. (2010). Penyuluhan Pertanian Terjemahan Dari Agriculture. Extention

(edisi 2), Jakarta.

Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta, Bandung.

Sugiyono. (2017). Metodologi Penelitian Bisnis. Alfabeta, Bandung.

Suharismi Arikunto. (1995). Dasar – Dasar Research. Tarsoto, Bandung.

Wahono, Sri. (2013). Pembinaan Kesehatan Fisik Bagi Lansia. BKKBN.

SUMBER DARI JURNAL

Jamaludin, O. (2018). Peran Wakil Talqin dalam Pengembangan Dakwah Tarekat. Volume 18, Nomor 2. hlm. 170.

Kiik, Stefanus Mendes., Junaiti Sahar dan Henny Permatasari. (2018). Peningkatan Kualitas Hidup Lanjut Usia ( Lansia ) di Kota Depok dengan Latihan Keseimbangan. Volume 21, No.2, Jurnal Keperawatan Indonesia. hlm. 109-116.

Nurmaslina, H. (2017). Peran Kader Bina Keluarga Lansia Agresif Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Didesa Banjar Mulya Kec.Pemalang, Kab. Pemalang. UNNES. hlm. 21-29.

Sriyanto. (2012). Lanjut Usia: Antara Tuntutan dan Jaminan Sosial dan Pengembangan Pemberdayaan. vol.2, Jurnal Kawistara. hlm.77.