https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/issue/feed Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf 2023-12-15T01:16:30+00:00 Ahmad Gojin, M.Ag [email protected] Open Journal Systems <p>Iktisyaf, jurnal berkala enam bulanan diterbitkan oleh STID Sirnarasa. iktisyaf terbit pertama kali pada tahun 2019 dalam bentuk cetak terbatas. Sejak, 2020 Iktisyaf terbit secara online dengan <a href="http://u.lipi.go.id/1605515810" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN 2774-5511</a>. dan terbit juga secara cetak <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20211125151153409">P-ISSN 2809-0527</a> Sejak tahun 2021, Iktisyaf telah menjadi anggota crossref dengan prefiks DOI 10.53401.</p> https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/article/view/205 Strategi Komunikasi Inklusif Tokoh Agama dalam Menjaga Harmonisasi antar Umat Beragama 2023-10-31T03:41:22+00:00 Opik Jamaludin [email protected] <p>Masyarakat merupakan perkumpulan manusia yang mendiami suatu wilayah dengan ciri khas yang sama dan cita-cita yang serupa dalam mewujudkan rasa aman, damai dan juga sejahtera. Masyarakat wilayah A akan berbeda dengan masyarakat di wiliyah B baik dari cakupan ekonomi, pandangan keyakinan dan juga cara melakuakan aktivitas-aktivitasntya. Desa kertajaya merupakan salah satu desa yang berada diwilyah kecamata panawangan kabupaten ciamis provinsi jawa barat, dimana masyarakat yang heterogen dan beragam tingkat pendidikan dan pendapatan. Keberagaman masyarakatnya menjadi salah satu hal yang unik di kalangan desa lainnya, selain dari tingkat pendidikan dan juga mata pencaharian masyarakat yang mayoritas bertani ialah kepercayaan bergama terbagi menjadi dua bagian, agama islam dan agama kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitaif dengan jenis penelitian fenomenologi dengan teknik pengambilan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi data. Hasil dari analisi di dusun kertajaya masyarakat menjungjung toleransi, kesamaan pandangan, saling menghargai dan tenggang rasa.</p> 2023-12-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 Opik Jamaludin https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/article/view/213 Meningkatkan Motivasi Belajar dengan Teknik Role Playing 2023-12-04T08:59:28+00:00 Yandi Cahya Yundani [email protected] <p>Penelitian ini membahas tentang motivasi belajar mahasiswa tingkat akhir yang akan menulis skripsi pada program studi Bimbingan Penyuluhan Islam di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Sirnarasa. Menurunnya motivasi belajar mahasiswa akan menghambat dalam menulis skripsi yang akan mengakibatkan terlambatnya lulus dan menyandang gelas sarjana. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>kuasi eksperimen</em> dan desain subyek tunggal atau <em>Single Subject Research </em>(SSR). Penelitian ini bertujuan untuk (1) memperoleh gambaran profil motivasi belajar mahasiswa tingkat akhir pada program studi Bimbingan Penyuluhan Islam di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Sirnarasa, (2) memperoleh gambaran empiris efektivitas teknik konseling <em>role playing </em>dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa tingkat akhir pada program studi Bimbingan Penyuluhan Islam di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Sirnarasa. Lokasi penelitian di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Sirnarasa dengan mengambil subjek penelitian yakni mahasiswa program studi Bimbingan Penyuluhan Islam. Hasil penelitian menunjukkan secara empirik bahwa perlakuan atau intervensi dengan teknik konseling <em>role playing</em> teruji efektif untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Implementasi dari penelitian ini diharapkan dapat diterapkan di lingkungan pendidikan secara berkelanjutan.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci</strong> : Motivasi Belajar, <em>Role Playing</em></p> 2023-12-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 Yandi Cahya Yundani https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/article/view/206 Tantangan dan Peluang Dakwah Mubaligh dI Era Digtalisasi 2023-12-01T12:24:26+00:00 Ahmad ramdan [email protected] <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Proses penyampaian dakwah tidak telepas dari proses komunikasi, karena dakwah sejatinya adalah sebuah komunikasi, <em>mubaligh</em> (<em>da’i</em>) sebagai komunikator menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada sasaran dakwah (<em>mad’u</em>) sebagai komunikan dengan berbagai cara serta melalui berbagai media yang ada. Dakwah juga berupaya untuk menumbuhkan kesadaran dari dalam diri <em>mad’u</em>, yaitu suatu kesadaran yang memungkinkan sasaran dakwah <em>&nbsp;</em>mempunyai persepsi, pemahaman dan kesadaran yang cukup sempurna tentang Islam sebagai sumber nilai dalam hidupnya, dan juga dapat menumbuhkan kekuatan dan kemauan dalam dirinya untuk menginternalisasikan, merealisasikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Islam. Sedangkan tantangan dan peluang <em>mubaligh</em> di era digital dalam melaksanakan dakwahnya dapat berbertuk; <em>Pertama</em>, dakwah <em>bil lisan </em>(ajakan lisan, dakwah mimbar ke mimbar). <em>Kedua</em>, dakwah <em>bil qalam </em>(tulisan). Dakwah <em>bil qalam </em>yaitu dakwah yang mengajak manusia untuk berbuat kebaikan dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah Swt. lewat seni maupun tulisan. <em>Ketiga</em>, dakwah <em>bil hal </em>(perbuatan), yakni mengajak, dan meneyu dengan perbuatan dan tindakan nyata. <em>Keempat</em>, membentuk kerja tim dalam tabligh, seperti frontman, di belakang mereka harus ada litbang, tim teknis, dan lain-lain.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> <em>Dakwah, Mubaligh, Era Digital</em></p> 2023-12-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 Ahmad ramdan https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/article/view/167 Upaya Pusat Informasi dan Konseling Remaja dalam Mencegah Patologi Sosial pada Remaja 2023-03-26T13:23:33+00:00 Raras Sa'diah [email protected] Ahmad Gojin [email protected] <p>Penelitian membahas Upaya Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dalam Mencegah Patologi Sosial Pada Remaja. Latar Belakang penelitian ini adalah : 1) Faktor kondisi keluarga yang tidak harmonis. 2) Faktor didikan keluarga. 3) Faktor lingkungan dan pergaulan. 4) Untuk mengetahui program upaya pusat informasi dan konseling remaja dalam mencegah patologi sosial pada remaja. 5) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pusat informasi dan konseling remaja. 6) Untuk mengetahui manfaat program pusat informasi dan konseling remaja dalam mencegah patologi sosial pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriftif kualitatif. Subjek penelitian atau Informan dalam penelitian ini adalah Ketua dan Anggota PIK-R baros Kecamatan Panjalu. Kesimpulannya antara lain: 1) Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) adalah : a) PEMALAS (Peduli Masalah Sampah), b) MABIT (Malam Bina Iman Dan Taqwa), c) KURUS BATAL (Kreasi Usaha Baros Metal), d) KETUPAT (Kreasi Upacara Adat), e) TOHAGA (Tanaman Obat Herbal Keluarga Remaja), f) GOA (Genre On Action). 2) Faktor Pendukung Program Pusat Informasi Dan Konseling Remaja (PIK-R) mendapat dukungan dari remaja dan masyarakat setempat juga kepala dusun itu sendiri. Dengan adanya program ini menimbulkan hubungan kekeluargaan yang baik antara para anggota PIK-R. Faktor penghambat Setiap akan diadakan jadwal pertemuan terkadang masih ada remaja yang susah untuk diajak meskipun sebelumnya sudah diatur jadwal untuk pertemuan. Juga yang hadir dalam pertemuan orangnya itu-itu saja, banyaknya peremuan dan laki-lakinya sedikit. 3) Hasil Pusat Informasi Dan Konseling Remaja (PIK-R) dalam menjalankan program nya berjalan dengan baik</p> 2023-12-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 Raras S, Ahmad Gojin https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/article/view/131 Strategi Peningkatan Spiritualitas Santri di Pesantren Miftahul Ulum Lenteng Sumenep 2022-11-25T10:08:51+00:00 M Mushthafa [email protected] Sri Lutfiyana [email protected] Aisyatur Rofikoh [email protected] Qarina Nur Fadilah [email protected] Firda Usia [email protected] Fitriyah [email protected] <p>Islamic boarding schools are seen as educational institutions that are concerned with spiritual education. This study aims to explore the strategy of the pesantren in increasing the spirituality of students at the Miftahul Ulum Islamic Boarding School, Lenteng, Sumenep. This research seeks to examine the strategies and supporting and inhibiting factors of Islamic boarding schools in increasing the spirituality of students. This study uses a qualitative method. In the data collection process, this study used observation, interview, documentation, and triangulation techniques. The analysis technique used is data reduction, data presentation, and conclusion. This research shows that there are several strategies undertaken to improve the spirituality of students. First, with intense worship activities which are a form of spiritual guidance for students. Second, by practicing regular remembrance and prayer. Third, by creating a conducive environment by building patterns of interaction and good social morals such as honesty, trust, patience, and love for others and God.</p> 2023-12-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 M Mushthafa, Sri Lutfiyana, Aisyatur Rofikoh, Qarina Nur Fadilah, Firda Usia, Fitriyah https://jurnal.stidsirnarasa.ac.id/index.php/iktisyaf/article/view/214 Dakwah Dengan Metode Psikoterapi Islam 2023-12-14T01:12:57+00:00 Ah Khairul Wafa [email protected] <p>Tulisan ini mengungkap Psikoterapi Islam sebagai metode dakwah dengan melakukan penelitian pada rehabilitasi pecandu narkoba di Inabah II Putri Pesantren Sirnarasa Ciamis Jawa Barat. Dakwah dengan metode psikoterapi merupakan sebuah penyembuhan terhadap pola perilaku menyimpang dengan menggunakan pendekatan-pendekatan agama yang menyesuaikan pada objeknya.</p> <p>Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif, yang mengungkap makna dibalik kegiatan Psikoterapi. Wawancara mandalam dan dokumentasi digunakan untuk mengungkap data penelitian. Hasil Penelitian ini terungkap bahwa Metode dakwah dengan Psikoterapi di Inabah II Pesantren Sirnarasa dilakukan beberapa terapi, diantaranta: <em>pertama,</em> Mandi taubat di sepertiga malam, sebagai upaya yang bertujuan tujuan supaya menjadikan pembuluh darah di permukaan tubuh menciut, sehingga aliran darah lebih banyak ke otak dan tubuh bagian terdalam. <em>kedua,</em> Sholat lima waktu beserta sholat sunnah, ini sebagai upaya untuk menyucikan hati, menjernihkan pikiran, membuka cakrawala, dan menentramkan jiwa. <em>Ketiga,</em> Talqin Dzikir Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah, sebagai terapi dzikir dengan kalimat tauhid (kalimat thayyibah) beserta teknik pengajarannya yakni dzikir jahr dan dzikir khafi, dalam rangka <em>riyadhah batiniyah </em>dan <em>keempat</em> Terapi Pembinaan, sebagai upaya untuk membiasakan berfikir dan bertindak sesuai dengan ajaran Islam dengan menambah pemahaman agama dan mempertebal keimanan.</p> 2023-12-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 Ah Khairul Wafa